Konfigurasi Tunnel Eoip MikroTik

Assalamualaikum Wr wb

kali ini saya akan menunjukan cara untuk mengkonfigurasi Tunnel Eoip pada MikroTik

sebelumnya apa sih tunnel itu? Tunnel adalah dasar dari VPN untuk membuat jaringan privat melalui jaringan internet, dan jika kita terjemahkan Tunnel artinya adalah terowongan, yups sesuai dengan namanya tunnel merupakan sebuah jalur (terowongan) khusus yang didalamnya dapat dilewati oleh data yang akan dikirim dan data tersebut dapat sampai ke tujuan tanpa tergangu oleh data lain yang dilewatinya.

  • Topologi
  • Konfigurasi

NP: untuk Ip bisa kalian sesuaikan sendiri

Router-1

>> ip address add address=202.22.2.1/24 interface=ether1

> ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether2

Router-Internet

> ip address add address=202.22.2.2/24 interface=ether1

>> ip address add address=202.22.2.3/24 interface=ether2

Router-2

> ip address add address=202.22.2.4/24 interface=ether2

>> ip address add address=172.16.1.1/24 interface=ether1

Router-1

>> interface bridge add name=bridge-Router1
>> interface bridge port add interface=ether1 bridge=bridge-Router1

Router-Internet

>> interface bridge add name=bridge-inet
>> interface bridge port add interface=ether1 bridge=bridge-inet
>> interface bridge port add interface=ether2 bridge=bridge-inet

Router-2

>> interface bridge add name=bridge-Router2
>> interface bridge port add interface=ether2 bridge=bridge-Router2

Router-1

> interface eoip add name=eoip-router1 remote-address=202.22.2.4 tunnel-id=1 local-address=192.168.1.1 !keepalive
>> ip address add address=100.100.100.1/24 interface=eoip-router1

Router-2

> interface eoip add name=eoip-router2 remote-address=202.22.2.1 tunnel-id=1 local-address=172.16.1.1 !keepalive
>> ip address add address=100.100.100.2/24 interface=eoip-router2

Router-1

>> ip route add dst-address=172.16.1.0/24 gateway=100.100.100.2

Router-2

>> ip route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=100.100.100.1

NP : untuk Tunnel Id harus sama agar Tunnel Eoip bisa berjalan

Jika sudah melakukan konfigurasi di atas cobalah untuk test ping apakah kedua client sudah terhubung atau belum

Sekian Konfigurasi Tunnel Eoip MikroTik dari saya

Wassalamualaikum Wr wb

Migrasi Layanan Internet POE – IP Public

Assalamualaikum Wr wb

Sebenar nya configurasi mikrotik sama saja sesuai dengan default nya, hanya saja saya menemukan case pada saat migrasi dari koneksi POE ke IP public, dikarenakan sebelumnya memakai layanan ISP paket upto koneksi POE dengan submite username dan password,  beralih ke paket DL ( Dedicated Line ) yang harus menggunakan settingan IP Public, Netmask, gateway, dan DNS nya yang didapat dari pihak provider ISP.

Kita langsung saja ke kasus nya :

1.Setting IP Public di Mikrotik sesuai yang di dapat dari ISP.

2.Setting IP – DNS – Ceklist allow Remote Request

3.Setting IP – Routes

4.Setting IP – Firewall – NAT

Setelah melakukan beberapa langkah konfigurasi di atas harus nya router mikrotik sudah terkoneksi ke internet, tapi kenyataanya setelah saya melakukan ping dan traceroute ke 8.8.8.8 hasilnya negatif, router sama sekali tidak terkoneksi ke layanan internet.

ping ke 8.8.8.8
traceroue ke 8.8.8.8

Seandainya menemukan case seperti ini, jangan panik dulu, apalagi sampai reset factory routernya dan mengakibatkan configurasi existing yang sudah terconfigurasi di router anda hilang dan harus mulai dari awal lagi.

Untuk problem Solving sangat mudah sekali, dengan 2 klik :

  1. Reset Mac address ether1
  2. Reset Counters ether1

Hasilnya koneksi internet di router mikrotik langsung up dan seluruh client secara otomatis tersambung ke Internet.

Sekian Tutorial Problem Solving Migrasi layanan internet POE – IP Public, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr wb

Konfigurasi Routing Static

Assalamualaikum Wr wb

kali ini saya akan cara untuk melakukan konfigurasi static routing

sebelumnya siapkan terlebih dahulu topologi seperti gambar di bawah ini

Topologi

Router 1

berikan ip terlebih dahulu sesuai dengan topologi di atas dengan perintah

[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether1

[admin@MikroTik] >> ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether2

Router 1

Router 2

[admin@MikroTik] > ip address add address=10.10.10.2/24 interface=ether1

[admin@MikroTik] > ip address add address=20.20.20.1/24 interface=ether1

Router 2

Router 3

[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.2.1/24 interface=ether1

[admin@MikroTik] > ip address add address=20.20.20.2/24 interface=ether2

Router 3

Lalu lakukan routing seperti konfigurasi di bawah ini

Router 1

[admin@MikroTik] > ip route add dst-add=20.20.20.0/24 gateway=10.10.10.2

[admin@MikroTik] > ip route add dst-address=192.168.2.0/24 gateway=10.10.10.2

Router 1

Router 3

[admin@MikroTik] >> ip route add dst-address=10.10.10.0/24 gateway=20.20.20.1

[admin@MikroTik] >> ip route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=20.20.20.1

Router 3

Router 2

[admin@MikroTik] >> ip route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=10.10.10.1

[admin@MikroTik] >> ip route add dst-address=192.168.2.0/24 gateway=20.20.20.2

Router 2

Setelah dilakukan routing maka cobalah untuk melakukan test ping antar Pc client.

Pc-1
Pc-2

Maka kedua client bisa saling terhubung dengan satu sama lain

sekian cara untuk konfigurasi Routing Static dari saya

apabila ada kesalahan mohon di maafkan 🙂

Wassalamualaikum Wr wb