Sertifikasi Mikrotik Academy Angkatan Pertama STT Terpadu Nurul Fikri

Assalamualaikum.wr.wb… puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat yang begitu banyak dan tak ter hingga sehingga kita tetap dalam kondisi sehat wal’afiat. Shalawat teriring salam kita curahkan kepada Nabi besar kita, Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman kebodohan hingga zaman yang penuh ilmu ini. Saya ingin memperkenalkan diri sebelumnya, saya Fikri Maulana mahasiswa STT Teknologi Nurul Fikri ingin berbagi cerita dengan teman – teman sekalian mengenai pelatihan mikrotik yang di adakan dikampus ini. Saya sangat senang dan gembira karna mengetahui hasil ujian saya mencapai skor 86 %, karna untuk lulus ujian sertifikasi mikrotik nilai / hasil ujian harus diatas 60 % . Pelatihan ini dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan dengan 9 modul yang harus dipelajari dengan waktu tersebut.

Saya sangat berterima kasih kepada Trainer Bapak April Rustianto sekaligus dosen STT Teknologi Nurul Fikri yang sudah sabar melatih kami para peserta dan membimbing kami semua hingga mengantarkan kami ke puncak pelatihan yaitu exam. Terima kasih juga kepada teman – teman peserta, Pak Abu, Bang Idan, Bang Rahmat, Erwin, dan teman – teman sekalian untuk saling support dan kerja sama dalam belajar. Semoga ilmu yang kita dapat bisa bermanfaat untuk diri kita sendiri dan orang lain. Kesan yang saya dapat selama menjalani training sangat menyenangkan karna bisa mempelajari mikrotik dan bisa mendapat sertifikat internasional yaitu MTCNA. Semoga teman – teman yang belum melaksanakan sertfikasi mikrotik bisa menjadi semangat tersendiri. Terima kasih, salam teknologi…

Hotspot dengan Eksternal DHCP Server tanpa NAT

Service hotspot biasanya sudah include dengan fitur DHCP. Akan tetapi, suatu saat bisa saja kita sudah memiliki DHCP server, kemudian ingin membangun jaringan hotspot baru dengan memanfaatkan DHCP Server yang sudah ada. Gambaran topologinya adalah terdapat satu router yang mana router tersebut memiliki satu router utama sebagai gateway/backbone koneksi internet. Pada router tersebut di konfigurasi hotspot namun untuk layanan DHCP server
mengambil dari router utama (main). Sehingga pada router tersebut hanya menjalankan service hotspot saja serta untuk koneksi internet dan juga komunikasi dengan jaringan lokal lainnya akan menggunkan full routing tanpa NAT. Lalu, bagaimana konfigurasi dari contoh kasus diatas,

Continue reading “Hotspot dengan Eksternal DHCP Server tanpa NAT”

Bandwidth Management Pada Mikrotik

Mengatur dan membatasi pemakaian Bandwidth internet memang suatu hal yang penting ketika koneksi internet kita terbatas, misalnya kuota bandwidth yang terbatas dari ISP. Kita perlu membatasi kuota bandwidth tiap user yang terkoneksi ke Router Mikrotik. Pada artikel ini dijelaskan tentang macam macam bandwidth management pada mikrotik.

Limitasi Bandwidth Sederhana

Cara paling mudah untuk melakukan queue pada RouterOS adalah dengan menggunakan Simple Queue. Kita bisa melakukan pengaturan bandwidth secara sederhana berdasarkan IP Address client dengan menentukan kecepatan upload dan download maksimum yang bisa dicapai oleh client.

Continue reading “Bandwidth Management Pada Mikrotik”

Memaksa Pencarian Google SafeSearch Dengan MikroTik

Salah satu fitur andalan mesin pencari Google adalah fitur SafeSearch. Fitur ini memungkinkan Google untuk menyaring atau memfilter hasil pencarian dari url atau website yang mengandung unsur-unsur pornografi atau konten dewasa.fitur ini saya gunakan di kantor saya untuk melindungi karyawan (user) yang suka streaming konten dewasa 😀

Fitur SafeSearch ideal untuk di terapkan di warnet, sekolah, perpustakaan, kantor, rumah, karena seluruh hasil pencarian Google akan menampilkan konten yang lebih aman dan bersih.

“SafeSearch dapat membantu Anda memblokir gambar yang tidak pantas atau eksplisit dari hasil Google Penelusuran. Filter SafeSearch tidak akurat 100%, namun dapat membantu Anda menghindari sebagian besar konten dewasa.” — Google.

Dari informasi yang saya kumpulkan dari Google, terdapat keterangan bahwa ada cara mudah untuk mengimplementasikan untuk memaksa seluruh klien di dalam jaringan yang menggunakan sebuah router menggunakan fitur Google SafeSearch, yakni dengan menambahkan entry DNS statik domain google.com dengan CNAME forcesafesearch.google.com.

To force SafeSearch for your network, you’ll need to update your DNS configuration. Set the DNS entry for www.google.com (and any other Google ccTLD country subdomains your users may use) to be a CNAME for forcesafesearch.google.com.

We will serve SafeSearch Search and Image Search results for requests that we receive on this VIP.” — Google

Continue reading “Memaksa Pencarian Google SafeSearch Dengan MikroTik”

Fitur IP Accounting di RouterOS Mikrotik

Router Mikrotik memiliki beberapa tool yang bisa digunakan untuk melakukan monitoring/pemantauan terhadap traffic yang lalu lalang di router. Semua tool tersebut dapat digunakan untuk memudahkan admin jaringan dalam melakukan pemantauan jaringan maupun pencatatan laporan penggunaan internet. Pemantauan berkala seperti rata-rata penggunaan bandwith perbulan sampai yang harus real time disediakan oleh Mikrotik.

Seperti tool satu ini, sebenarnya sudah lama ada di fitur RouterOS Mikrotik yaitu IP Accounting. Tool IP Accounting merupakan salah satu fitur yang digunakan untuk mencatat semua trafik IP yang melewati router. Fitur ini dapat mempermudah Admin jaringan dalam melakukan pemantauan traffic data yang digunakan oleh masing masing user, berdasarkan IP address yang terpasang di setiap user.

Continue reading “Fitur IP Accounting di RouterOS Mikrotik”

RIP (Routing Information Protocol)

Routing Information Protocol (RIP) adalah sebuah protokol routing dinamis yang digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Oleh karena itu protokol ini diklasifikasikan sebagai Interior Gateway Protocol (IGP). Protokol ini menggunakan algoritma Distance-Vector Routing. Pertama kali didefinisikan dalam RFC 1058 (1988). Protokol ini telah dikembangkan beberapa kali, sehingga terciptalah RIP Versi 2 (RFC 2453). Kedua versi ini masih digunakan sampai sekarang, meskipun begitu secara teknis mereka telah dianggap usang oleh teknik-teknik yang lebih maju, seperti Open Shortest Path First (OSPF) dan protokol OSI IS-IS. RIP juga telah diadaptasi untuk digunakan dalam jaringan IPv6, yang dikenal sebagai standar RIPng (RIP Next Generation/ RIP generasi berikutnya), yang diterbitkan dalam RFC 2080 (1997). Berikut adalah cara RIP (Routing Information Protocol) pada mikrotik router.

Continue reading “RIP (Routing Information Protocol)”

Pengenalan Mengenai MikroTik

Pengertian Mikrotik adalah sebuah sistem operasi termasuk di dalamnya perangkat lunak yang dipasang pada suatu komputer sehingga komputer tersebut dapat berperan sebagai jantung network, pengendali atau pengatur lalu-lintas data antar jaringan, komputer jenis ini dikenal dengan nama router. Jadi intinya mikrotik adalah salah satu sistem operasi khusus untuk router. Mikrotik dikenal sebagai salah satu Router OS yang handal dan memiliki banyak sekali fitur untuk mendukung kelancaran network.

Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Untuk yang belum tau, Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Dengan nama merek dagang Mikrotik mulai didirikan tahun 1995 yang pada awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless.

Continue reading “Pengenalan Mengenai MikroTik”